Cakrawayu - Informasi Tradisi, Adat, Budaya dan Agama Hindu di Bali

Your ultimate resources about Bali Traditions, Culture & Religion

Keprihatinan Cakrawayu akan keterlibatan Pemangku dalam Pro Kontra Reklamasi

Denpasar (Metrobali.com)- Pemangku demo mendukung reklamasi telok benoa merulakan fanomena sosial yg sangat memprihatinkan umat sedarma, ungkap Putu Dana, ketua cakrawayu Bali.Lebih memprhatinkan lagi karena media sosial banyak komentar miring,…

Keprihatinan Cakrawayu akan keterlibatan Pemangku dalam Pro Kontra Reklamasi Keprihatinan Cakrawayu akan keterlibatan Pemangku dalam Pro Kontra Reklamasi

Cakrawayu Gugat Reklamasi

Melihat pro-kontra rencana reklamasi Teluk Benoa yang semakin marak, kini akhirnya organisasi masyarakat (ormas) Cakrawayu pun mulai bersikap. Organisasi berbasis agama Hindu dan tradisi Bali ini bahkan telah mempersiapkan gugatan…

Cakrawayu Gugat Reklamasi Cakrawayu Gugat Reklamasi

MENGGUGAT REKLAMASI TELUK BENOA

CAKRAWAYU: MENGGUGAT REKLAMASI TELUK BENOA Om Swastyastu, Perkenankan saya mengucapkan terima kasih dan penghargaan tulus atas kehadiran dan partisipasi teman-teman dalam pertemuan ini. Pertemuan ini memiliki makna yang begitu penting…

MENGGUGAT REKLAMASI TELUK BENOA MENGGUGAT REKLAMASI TELUK BENOA

REKLAMASI TELUK BENOA, BUKAN IDOLA ORANG BALI

Reklamasi itu kegiatan mengurug daerah pinggir pulau untuk memperluas tanah garapan. Gagasan mengurug daerah pinggir pulau alias memperluas pulau dilandasi oleh rumusan sederhana berikut: "Semakin luas tanah garapan, maka dibutuhkan…

REKLAMASI TELUK BENOA, BUKAN IDOLA ORANG BALI REKLAMASI TELUK BENOA, BUKAN IDOLA ORANG BALI

PATUNG BUNG KARNO MENGHIASI PEREMPATAN KEDIRI

Cakrawayu Bali: Inikah Pembela Wong Cilik? Patung Bung Karno, pengganti Patung Wisnumurti sudah dipasang untuk menghiasai Perempatan Kediri, Tabanan. “Luar biasa”, begitu dingin dan ketus tanggapan Putu Dana, Ketua Cakrawayu…

PATUNG BUNG KARNO MENGHIASI PEREMPATAN KEDIRI PATUNG BUNG KARNO MENGHIASI PEREMPATAN KEDIRI

Kegiatan Cakrawayu Bali 2012 sd. 2014

Kegiatan Cakrawayu selama dua tahun ini, antara lain dapat disebutkan seperti berikut. Tali Kasih, berupa sumbangan sembako kepada umat Hindu setiap Hari Suci Galungan. Sudah dilaksanakan sebanyak empat kali, antara…

Kegiatan Cakrawayu Bali 2012 sd. 2014 Kegiatan Cakrawayu Bali 2012 sd. 2014

Tali Kasih Cakrawayu Buleleng

Kegiatan Tali Kasih Galungan Kuningan oleh Cakrawayu Buleleng, 19 Mei 2014"dumugi wenten.kawigunan...walau cuma sedikit mari berbagi..." kata Jro Mangku Mahhesa Putrasadhana

Tali Kasih Cakrawayu Buleleng Tali Kasih Cakrawayu Buleleng

Cakrawayu Mempererat Tali Kasih di Karangasem

Cakrawayu, Ormas berbasis agama Hindu menyelenggarakan kegiatan yang diberi label Tali Kasih di Br. Kebung, Desa Telaga Tawang, Sidemen, Karangasem, Senin, 19 Mei 2014. Gde Artha, Ketua Panitia menjelaskan, Cakrawayu…

Cakrawayu Mempererat Tali Kasih di Karangasem Cakrawayu Mempererat Tali Kasih di Karangasem

Dana Widya Cakrawayu Bangli

Dana Widya Cakrawayu Bangli dilaksanakan pada 18 Mei 2014 di Wantilan Pura Melanting, Desa Pakraman Tambahan, Bangli.Ketua Pantia, Anak Agung Bagus Indrayana melaporkan, kegiatan ini diikuti oleh 40 orang pemangku…

Dana Widya Cakrawayu Bangli Dana Widya Cakrawayu Bangli

World Hindu Wisdom Meet 2014

World hindu wisdom meet di Ksirarnawa. Dimana dr berbagai delegasi diharapkan menyumbang pemikiran dan kebijakan pengetahuannya yg berlandaskan ajaran sanathana dharma untuk menyusun program/kurikulum terpadu pendidikan mulai paud sampai perguruan…

World Hindu Wisdom Meet 2014 World Hindu Wisdom Meet 2014

Cakrawayu - Informasi Tradisi, Adat, Budaya dan Agama Hindu di Bali

E-mail Print

Selamat datang di Cakrawayu Online

Om Swastyastu,

argaiv1976

Anda sudah memasuki dan tiba dalam wilayah jelajah Cakrawayu. Untuk itu, saya ucapkan selamat datang, selamat berjumpa, dan terima kasih. Mudah-mudahan Anda merasa nyaman menikmati menu khas Cakrawayu.

Cakrawayu adalah organisasi sosial kemasyarakatan berbasis agama Hindu dan tradisi Bali. Agama Hindu meliputi tiga kerangka pokok, yaitu tattwa, susila, dan acara. Tattwa berisi ajaran tentang Tuhan, susila berisi ajaran tentang moral, dan acara berisi upacara dan upakara. Tradisi Bali meliputi tiga sumber kesejahteraan, yaitu parhyangan, pawongan, dan palemahan. Parhyangan berupa aturan kehidupan berdasarkan prinsip-prinsip ketuhanan, pawongan berupa aturan kehidupan berdasarkan prinsip-prinsip kemanusiaan, serta palemahan berupa aturan kehidupan berdasarkan prinsip-prinsip kealaman.

Semua prinsip tersebut dijadikan landasan untuk mengimbau krama Bali, agar amuter tutur pinahayu, senantiasa sadar pada Keselamaan. Polanya, memutar kesadaran Rta (alam) yang mekanikal menjadi kesadaran Dharma (moral) yang organis. Kesadaran ini telah mendorong Cakrawayu hendak mewujudkan Bali harmonis berdasarkan agama Hindu dan tradisi Bali.

Harap maklum, Cakrawayu memang lahir dari keprihatinan bersama para pencinta Bali. Kami merasakan Bali semakin layu diterpa angin zaman. Boleh dikatakan, ormas ini adalah bentuk tanggung jawab moral kami kepada Bali.

Sekecil apapun sumbangsih Cakrawayu kepada Bali, bukan menjadi persolan penting. Melainkan sekurang-kurangnya dapat ditemukan sekelompok orang Bali yang masih mencintai dan peduli Bali.

Mengingat sumbangsih yang hendak didedikasikan melalui Web ini, berupa ide-ide dan gagasan tentang Bali sehingga Web Cakrawayu disusun sesuai dengan struktur sosial orang Bali.

Menu yang disediakan, antara lain Brahmana, Wesya, Ksatrya, dan Sudra. Brahmana berisi pengetahuan ketuhanan Hindu, Wesya berisi ajaran moralitas, Ksatrya berisi pengetahuan sosial dan budaya, serta Sudra berisi peristiwa adat istiadat yang dipandang layak dibagikan.

Semoga kehadiran Cakrawayu dapat menunjukkan dan membuktikan, betapa kayanya khazanah kebudayaan Nusantara. Akhirnya, kami ucapkan selamat menikmati, mudah-mudahan berguna untuk membangun kemuliaan bagi semuan, dunia-kehidupan yang lebih indah.

Om Santih Santih Santih Om

Salam Redaksi

Artikel Terkini

KONSEP DEMOKRASI DALAM ARTHASASTRA Ida Bagus Rai Dharmawijaya Mantra   1. Pendahuluan Schrieke melalui The Native Rulers (Indonesian Sociological Studies, 1955) menjelaskan transformasi kekuasaan sebagai evolusi kepemimpinan dalam tiga  tipe, yaitu primus inter pares, kingdom, dan patrimonial. Pertama, tipe primus inter pares adalah organisasi politik yang karakter utamanya meliputi, antara lain komunitas primitif, bersifat geneologis, agraris, mengelompok dalam satu garis asosiasi, dan mengatur ekonominya sendiri. Disip... More detail
KEBAIKAN DAN KELEMAHAN SISTEM MONARKI MENURUT ARTHA SASTRA I Wayan Budi Utama   PENDAHULUAN Mulyono (1990) mengartikan monarki adalah bentuk pemerintahan yang dikepalai oleh raja. Ada monarki absolut, yaitu bentuk pemerintahan dengan kekuasaan tertinggi di tangan satu orang raja. Di samping itu juga dikenal sistem moraki konstitusional, yaitu bentuk pemerintahan yang kekuasaan kepala negaranya (raja, ratu) dibatasi oleh ketentuan-ketentuan dan/atau undang-undang dasar. Bentuk yang kedua inilah yang oleh Montesquieu seorang tokoh perintis ajaran tent... More detail
IDENTITAS MANUSIA BALI Perspektif Adat, Agama, dan Budaya Ida Bagus Gunadha   1. Pendahuluan Bali adalah sebuah pulau kecil dengan luas wilayah 5.632,86 km² dan dihuni lebih-kurang tiga juta orang penduduk. Berbeda dengan pulau lainnya di Indonesia, Bali  tidak memiliki kekayaan alam yang melimpah sehingga dari segi ekonomi Bali ini tidak memiliki daya tawar yang tinggi di tingkat nasional. Demikian halnya dalam bidang politik, jumlah pemilih Bali yang tidak lebih dari tiga juta jiwa dengan sembilan wakil ra... More detail
BRAHMAWIDYA DAN HUMANISME DALAM BHAGAWADGITA MENUJU TEOLOGI HUMANITAS I Wayan Sukarma   Abstrak Brahmawidya dan humanisme merupakan dua konsep yang berbeda dan berlawanan, tetapi secara dialektis dan kreatif dapat menjadi konsep teologi humanitas. Brahmawidya – yang sama dengan teologi adalah ilmu tentang Tuhan – pada prinsipnya tidak secara tegas memisahkan ketuhanan dengan kemanusiaan dan kealaman. Teologi semacam ini terangkum dalam konsep Panca Sradha, lima keimanan Hindu terdiri atas kepercayaan kepada Widhi (Tuhan), Atman (P... More detail
NILAI-NILAI UNIVERSAL HINDU Oleh: Ida Bagus Gde Yudha Triguna  Prog. Magister Universitas Hindu Indonesia  I Pendahuluan  Nilai-nilai universal berlaku bagi seluruh umat manusia, terlepas dari suku, ras, daerah, budaya, dan sebagainya. Agama-agama besar di dunia jelas mengajarkan nilai-nilai universal tersebut. Agama Hindu yang bersumber pada kitab suci Veda dan kesusastraan Veda dengan jelas mengajarkan nilai-nilai universal. Sebutan “Sanatana Dharma” untuk agama Hindu mewakili nilai-nilai universal... More detail
Membangun Harga Diri Orang Bali IDA BAGUS MANTRAI Wayan Sukarma“Orang Bali harus menyadari harga dirinya” (Panitia, 2006:24). Begitulah pesan moral Ida Bagus Mantra kepada orang Bali karena merasa prihatin pada tradisi Bali yang semakin ditindas oleh budaya Barat. Kolektivisme, kebersamaan, kekeluargaan, dan gotong royong yang menjadi ciri tradisi Bali digilas oleh budaya Barat yang teridentifikasi sebagai konstruk budaya modern. Budaya modern yang lazimnya berdiri di atas prinsip-prinsip rasio, subjek, identitas, ego, tot... More detail
REVITALISASI MAKNA TUMPEK LANDEP DALAM KEHIDUPAN MASYARAKAT MODERN REVITALISASI MAKNA TUMPEK LANDEP DALAM KEHIDUPAN MASYARAKAT MODERNPendahuluanDi Bali, budaya dan agama Hindu menjadi dua fenomena dalam satu realitas. Transformasi kebudayaan menuju tradisi religius terjadi begitu apik dalam ruang Hinduisme yang menebarkan aroma harmoni budaya dan agama. Fenomena budaya muncul sebagai ekspresi kebenaran (satyam), kesucian (sivam), dan kebahagiaan (sundaram) menuju realitas absolut (Brahman). Berbasis persembahan suci (yajna), masyarakat Hindu di Bali menyelarask... More detail
PILOSOFI DARI PADA GOA PETENG DAN GOA LEMENG Arti dari pada peteng adalah awal dari pada kegelapan kemudian arti daripada lemeng itu berawal daripada tengah malam sampai menjelang pagi itu di Bhuana Agung. Dan kemudian kalau di Bhuana Alit  yaitu berawal dari dalam kandungan manusia sudah mulai menemukan kegelapan dan manusia lahir masih dalam kegelapan Karena mata belum bisa memandang, dan kemudian kegelapan itu terjadi setelah munculnya sapta timira dan akan mencapai titik puncak dari kegelapan itu bilamana sifat-sifat sapta timiranya i... More detail
MENGENALI PERWATAKAN DIRI ( Pengaruh Waktu, Saat Kelahiran )Semua kehidupan di dunia ini tidak terlepas dari pengaruh waktu dan keadaan alam. Begitu pula dengan aktifitas keseharian orang Bali yang selalu berpedoman pada dewasa. Dan khusus untuk waktu ( dewasa ) kelahiran akan berpengaruh terhadap perwatakan seseorang, terutama saat pemotongan tali pusarnya. Saat kelahiran terjadi, merupakan awal masuknya unsur-unsur zat yang terkandung di Bhuwana Agung ke dalam Bhuwana Alit, dan sekaligus menandai berakhirnya seluruh su... More detail
KARAKTER MANUSIA BERDASARKAN URIP Karakter manusia bila ditinjau dari jumlah urip yang menyertai pada saat lahir dapat disimak dalam penjelasan berikut ini : Urip 7 dan 17, Laku Bumi, artinya fisik daripada Bumi mempunyai dualitas sifat yakni Gunung meletus dan gempa Bumi. Maknanya adalah seseorang yang lahir dengan urip ini akan memiliki karakter ( sifat, watak ) yang keras serta munculnya secara mendadak ( tidak terduga ). Kalau dalam konteks psikis, kelahiran seseorang dengan pembawaan laku bumi mempunyai kecerdasan inte... More detail
You are here Home